MERAUKE – Pangdam XXIV/Mandala Trikora (XXIV/MT) Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., menegaskan pentingnya evaluasi secara berkala untuk memastikan pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) berjalan efektif dan sesuai kondisi nyata di lapangan.
Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat memimpin Paparan Evaluasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Ruang Trikora Makodam XXIV/MT, Merauke, Papua Selatan, pada Sabtu (22/8/2026).
Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa evaluasi tidak sekadar melihat capaian secara administratif, tetapi harus memastikan adanya kesesuaian antara data, kondisi lahan, serta perkembangan pekerjaan di lapangan.
“Evaluasi ini kita laksanakan untuk melihat hasil dan kendala di lapangan. Kita harus menyamakan data yang ada di lapangan dengan yang dilaporkan, sehingga apa yang kita kerjakan benar-benar sesuai dengan kondisi nyata,” tegas Pangdam.
Menurut Pangdam, koordinasi dan keterbukaan seluruh pihak menjadi kunci agar program dapat berjalan secara optimal. Setiap perkembangan pekerjaan perlu dipantau dan dievaluasi secara bersama untuk memastikan target yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan baik.
“Kalau ada kekeliruan di lapangan, mari kita perbaiki bersama. Yang terpenting ada kesepakatan dan pemahaman yang sama, sehingga pekerjaan dapat berjalan maksimal sampai selesai,” ujarnya.
Paparan evaluasi tersebut diikuti Kasdam XXIV/MT Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, S.I.P., M.Si., para Asisten dan Kabalakdisjan jajaran Kodam XXIV/MT, unsur Korem 174/ATW, perwakilan pemerintah daerah, pengawas serta pihak terkait lainnya.
Dalam forum tersebut, berbagai perkembangan pelaksanaan CSR dibahas secara bersama, termasuk pemantauan pekerjaan di lapangan dan upaya menyelaraskan pelaporan agar sesuai dengan kondisi faktual.
Pangdam kembali menekankan agar seluruh unsur yang terlibat menjaga koordinasi dan melakukan pengawasan secara berkelanjutan.
“Mari kita sinkronkan data. Saya harapkan pekerjaan ini terus terkontrol sampai dengan selesai,” pungkas Pangdam.
Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Kodam XXIV/MT mendukung program peningkatan luas lahan pertanian dan penguatan swasembada pangan nasional di wilayah Papua Selatan.
Komentar