Merauke - Irdam XXIV/Mandala Trikora Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P memimpin Upacara Bendera 17-an Bulan Mei 2026 di lapangan Makodam XXIV/MT, Merauke. Papua Selatan. Senin (18/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Irdam membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit, penguatan ketahanan nasional serta efisiensi penggunaan energi di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para Perwira, Bintara, Tamtama serta Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kodam XXIV/Mandala Trikora.
Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD terus berupaya menyesuaikan diri terhadap percepatan perubahan lingkungan strategis global, regional maupun nasional yang dinamis. Meski menghadapi berbagai tantangan, seluruh program kerja dan anggaran TNI AD tahun 2026 sejauh ini dinilai berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Hal ini tentu tidak terlepas dari komitmen setiap bagian terkait yang secara disiplin, konsisten, dan terukur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dilandasi dengan niat bekerja dengan tulus untuk terus meningkatkan capaian kualitas pengabdian dan profesionalisme,” bunyi amanat Kasad yang dibacakan Irdam XXIV/MT.
Kasad juga menyoroti konflik bersenjata dan dinamika geopolitik dunia yang berdampak pada meningkatnya tekanan dalam berbagai aspek kehidupan nasional, termasuk ancaman krisis energi dan potensi kemarau panjang disertai kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada Juni 2026 mendatang.
Menurut Kasad, ancaman tersebut harus diantisipasi secara serius karena berimplikasi terhadap stabilitas nasional. Oleh sebab itu, TNI AD terus melakukan berbagai langkah strategis, termasuk membentuk gugus tugas di satuan jajaran guna mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya nasional serta mendorong efisiensi penggunaan BBM, listrik, gas dan air di lingkungan satuan.
Selain itu, Kasad mengapresiasi berbagai program unggulan TNI AD yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti pembangunan jembatan dan pelaksanaan karya bakti skala besar di berbagai wilayah.
Program-program tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu kesulitan rakyat sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.
Menutup amanatnya, Kasad menekankan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD agar selalu bijak dalam menyikapi persoalan, mengedepankan solusi terbaik untuk masyarakat serta menghindari segala bentuk pelanggaran.
“Pelihara semangat dan motivasi kerja. Fokus berbuat yang terbaik sesuai tugas pokok masing-masing, serta hindari sekecil apapun perbuatan yang melanggar aturan,” tegas Kasad
Komentar