MERAUKE – Kodam XXIV/Mandala Trikora (MT) terus memperkuat upaya preventif di bidang kesehatan melalui edukasi kepada prajurit dan keluarga besar TNI. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kodam XXIV/MT bekerja sama dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) menggelar Sosialisasi Kanker dan Tumor di Aula L.B. Moerdani, Makodam XXIV/MT, Jalan Poros Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan, Kamis (23/07/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) XXIV/MT Kolonel Ckm Abdul Haris Drakel, S.Sp.OT., tersebut diikuti personel jajaran Kodam XXIV/MT serta Persit Kartika Chandra Kirana sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kanker maupun tumor.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakakesdam XXIV/MT Letkol Ckm Daryoko, Ketua Cabang Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Ns. Adi, S.Kep., Wakil Ketua Cabang YSKI Ns. Sapriani P., S.Kep., serta para pejabat dan personel jajaran Kodam XXIV/Mandala Trikora.
Dalam sosialisasi tersebut, Wakil Ketua Cabang YSKI Ns. Sapriani P., S.Kep., menyampaikan bahwa kanker merupakan perubahan sel normal menjadi sel abnormal yang dapat berkembang dari tumor ganas apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Karena itu, kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko dan gejala awal menjadi kunci utama dalam menekan angka kesakitan maupun kematian akibat kanker.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan berbagai jenis kanker yang banyak dijumpai, seperti kanker prostat, kanker serviks, kanker endometrium, kanker ovarium, hingga kanker payudara. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai faktor-faktor risiko, mulai dari pola hidup tidak sehat, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, makanan tinggi lemak dan bahan pengawet, hingga kurangnya aktivitas fisik dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
Selain itu, narasumber mengedukasi peserta mengenai gejala-gejala awal yang perlu diwaspadai serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Untuk deteksi dini kanker pada perempuan, peserta diperkenalkan dengan metode Pap Smear, IVA Test, tes DNA HPV, serta SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dan mammografi sebagai langkah preventif untuk menemukan kelainan sedini mungkin.
Kakesdam XXIV/MT Kolonel Ckm Abdul Haris Drakel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kesehatan personel dan keluarga besar Kodam XXIV/Mandala Trikora. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai kanker dan tumor diharapkan mampu membangun kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
"Melalui sosialisasi ini kami berharap seluruh prajurit dan keluarga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, mengenali faktor risiko, serta melakukan deteksi dini. Semakin cepat suatu penyakit diketahui, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik," ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi dan diskusi, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai berbagai persoalan kesehatan yang berkaitan dengan kanker dan tumor. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup prajurit dan keluarga besar Kodam XXIV/Mandala Trikora.
Komentar